Ada cerita tersendiri di balik rekaman pencurian yang diunggah ke situs youtube. Agus (39), warga Pulo Asem Utara Raya, Kecamatan Pulogadung yang juga salah satu korban pencurian mengaku rekaman itu diungah oleh temannya.
Ia setuju dengan langkah temannya itu dan bukannya melaporkan pada polisi setelah aksi pencurian di rumahnya sebelumnya mandek. "Rekaman pencurian yang kedua inilah yang akhirnya diunggah teman saya di Youtube," tambahnya.
Dalam rekaman itu, sang pencuri bertampang necis. Ia datang ke rumah itu berpura-pura mengukur ruangan, namun kemudian mengambil barang-barang berharga. Keduanya, Ari Hendri (27) dan Dedy alias Dema (26) diringkus petugas unit Jatanras Polda Metro Jaya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan dalam melakukan aksinya, kedua pencuri ini kerap menyasar rumah korban yang sedang ditinggal bekerja. Sehingga hanya dihuni para pembantu rumah tangga.
Pelaku jamak mengaku sebagai petugas jasa servis AC, mengukur karpet atau menawarkan jasa lainnya. Mereka juga meyakinkan kedatangannya merupakan perintah sang pemilik rumah (majikan). "Sehingga mereka leluasa mengobok-obok seisi rumah korban untuk mencari barang berharga yang bisa dicuri. Ini modus yang digunakan," ujar Gatot, Rabu (30/11).
Pelaku jamak mengaku sebagai petugas jasa servis AC, mengukur karpet atau menawarkan jasa lainnya. Mereka juga meyakinkan kedatangannya merupakan perintah sang pemilik rumah (majikan). "Sehingga mereka leluasa mengobok-obok seisi rumah korban untuk mencari barang berharga yang bisa dicuri. Ini modus yang digunakan," ujar Gatot, Rabu (30/11).



0 komentar:
Posting Komentar